WELCOME TO MY VENT MEDIA

Here is where I pour all the events that I experienced

Senin, 11 Juni 2012

Kiamat Cinta

Kamu,
Si penguasa aksara - aksara yang melumuri seluruh tubuhmu.
Surat kesekian kalinya aku kirimkan padamu sambil membayangkan dirimu yang menyebarkan aksara - aksara itu tiap harinya di pikiranku.
Semua yang ada di tubuhmu itu selalu mempunyai cerita antara aku dan kamu.
Apa kabar hatimu?
Sudah belasan hari aku tidak menyapamu, begitu juga sebaliknya.
Kau tidak mau sesekali menoleh ke hati kecilmu yang sesungguhnya berisi aku disitu terkucilkan ingin dipelihara.
Hati kecilku selalu aku lihat walaupun aku tak tau di sebelah mana.
Hanya terasa guncangan yang begitu hebat dan ternyata itu adalah seperti badai salju yang lalu membekukan raga.
Seperti kiamat cinta.
Semua perasaan di dalam hati tidak akan ada yang bisa kabur.
Tertangkap semua rasa oleh rasa rindu.
Rasa - rasa yang seharusnya dimiliki oleh tiap manusia tapi hancur oleh rasa rindu.
Dunia cinta di dalam hatiku rata dengan kata rindu.
Hanya aromanya saja yang bisa kucium malam ini.
Tulisan di surat ini adalah bentuk sesungguhnya dari aroma rasa rindu ini.
Selanjutnya,
Semua perasaanku bingung dimana jalan menuju surga cintamu.
Sampai pada akhirnya hampir semua perasaanku jatuh dan tidak tahan berada di jalan setapak yang begitu panjang.
Jatuh lalu terbakar dan menghilang.
Hanya ada rasa rindu.
Lagi - lagi rasa rindu yang memenuhi sepanjang jalan menuju surga cintamu.
seandainya aku bisa berbicara dengan malaikat yang selalu menanam benih cinta di dalam benaknya, mungkin mereka bisa berbagi cinta kepadaku.
Kamu si penyembunyi kata cinta untukku di hatimu.
Buatlah sebuah dunia lagi di hatiku.
Bangkitkanlah segala sesuatu tentang perasaan yang beraneka ragam di panca indra hatiku.
Buatlah sesuatu yang berwarna kembali di mata hatiku.
Aku,
Si penggemar dan digemari banyak kerinduan akhir - akhir ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar