WELCOME TO MY VENT MEDIA

Here is where I pour all the events that I experienced

Senin, 16 Juli 2012

Surat Untuk Kakak OSIS

Kepada yang terhormat

Untuk semua Kakak OSIS SMKN 50 Jakarta
  Dengan Hormat..

Terimakasih atas pelajaran yang telah kakak berikan kepada saya. Terimakasih telah menunjukan semangat yang tinggi dalam melatih saya. Tidak banyak kata yang bisa saya sampaikan, karena menulis surat saya masih perlu belajar banyak. Mungkin kakak masih tetap bersemangat melatih saya dalam hal surat menyurat juga sebagai rasa terimakasih, surat ini saya tulis di Blog ini.
Agar lebih banyak orang yang mengetahui bahwa saya sangat terkesan dengan semangat yang kakak tunjukkan dalam memberikan perhatian kepada saya, termasuk hal hal yang kecil dan sangat sepele..
Tetap semangat ya Kak..
Semangat kakak menjadikan saya dan teman-teman ikut semangat.
Tidak lupa saya mohon maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan bagi Kakak semua.
Segala masukkan dari Kakak OSIS akan saya terima dengan terbuka.
Sekali lagi maaf ya Kak kalau ada salah.
Demikian surat yang dapat saya sampaikan. Atas perhatian Kakak, saya ucapkan terimakasih :)

Jakarta, 16 July 2012


Ivonna Faradibha

Selasa, 12 Juni 2012

Lagi lagi teruntuk kamu :')

semua yang kumiliki nampaknya memiliki pasangan. sampai - sampai hatiku bersembunyi di dalam. tidak terlihat oleh kedua mataku. hatiku malu karena tidak mempunyai pasangan. apakah hatimu juga seperti itu.

 “mungkin kita hanya sepasang sepatu. tiap hari kita bersebelahan. tetapi kita selalu berdiam diri ketika berpapasan. bisakah kau mengucapkan satu kata yang nyata dengan goresan ujung sepatumu di pasir?”

 —sungguh aku terpaksa mendengarkan lagu kesukaanmu. telingaku haus akanmu.

 “aku melihat fotomu. sungguh membuang waktu. mengapa kau hanya tersenyum? lihat aku disini berharap kau merubah dunia bisu menjadi nyata. aku ingin kau yang mempersatukan air dan awan. agar air yang membasuhi tubuhku hangat. sehangat sentuhanmu.”

Hujan di Malam Hari

aku rindu akan hujan di malam hari.
malam menjadi ramai akan kiasan.
lihat titik - titik hujan itu.
satu persatu mereka jatuh menekan tombol piano.
menyusun nada - nada malam yang semakin dingin menjadi hangat.
membasuh tembok - tembok yang lelah berdiri bertahun - tahun.
katak pun riang akan hujan.
mereka beryanyi sambil melompat.
burung hantu dan burung kelelawar pun enggan keluar dan bekerja.
wangi tanah yang tersebar oleh reruntuhan titik air hujan mengharumkan suasana.
lantunan musik reruntuhan air di piano serta nyanyian katak itu meninabobokan seisi dunia.
aku tenang.
aku menyerah.
aku tidak bisa melawan.
angin malam yang dingin itu menyerbuku dan mengusap - usap mataku.
membuat kaku otakku yang encer untuk berfikir lebih lama tentang keunikan hujan di malam hari.

Gambaran untukmu :]

“menggambarkan dirimu butuh imajinasi yang terlalu tinggi. bahkan pensilku pun lelah berfikir bagian mana yang harus digoreskan untuk lebih menggambarkan dirimu”

Reza Palevi
“menggambarkan dirimu butuh imajinasi yang terlalu tinggi. bahkan pensilku pun lelah berfikir bagian mana yang harus digoreskan untuk lebih menggambarkan dirimu”

 “aku kira jalan menuju hatimu adalah jalan lurus. ternyata kau membuat sebuah labirin di hatimu.”

Reza Palevi
“aku kira jalan menuju hatimu adalah jalan lurus. ternyata kau membuat sebuah labirin di hatimu.”

 “ingin rasanya aku berhadapan dengan matahari. menatapnya sampai perih. mengajaknya bicara sampai mulutku melepuh. dan memeluknya sampai tubuhku hancur. sampai pada akhirnya hanya matahari dan hatiku yang dingin dan beku saling berhadapan. biar hatiku yang bicara rindu akan kehangatan”
Reza Palevi
“ingin rasanya aku berhadapan dengan matahari.
menatapnya sampai perih. mengajaknya bicara sampai mulutku melepuh.
dan memeluknya sampai tubuhku hancur.
sampai pada akhirnya hanya matahari dan hatiku yang dingin dan beku saling berhadapan.
biar hatiku yang bicara rindu akan kehangatan”

Surat Lagi Untukmu

Teruntuk kamu, sauna cinta yang menebarkan aroma kasih sayang di dalam ruang hati.
Apa kabar?
Maaf, beberapa hari ke belakang aku tidak menulis surat untukmu.
terlalu banyak orang yang sayangi dan belum pernah aku menulis surat untuk mereka.
semoga saja kata - kata indah surat - surat cintaku waktu itu masih kau tabung di hatimu sehingga kamu masih merasa kalau aku selalu mengirimkan surat tiap hari kepadamu.
kamu, si pengembala butiran - butiran cinta di padang rumput kasih sayang yang selalu kau reboisasi di tiap detiknya di hatiku.
aku sempat merasakan seperti tersambar benda keras menghantam dadaku.
jantung dan paru - paruku seketika melindungi hatiku yang ingin keluar pergi memeluk hatimu.
apa benda itu adalah rindumu yang sudah kau kumpulkan selama ini?
tenang, bukankah kita berjanji kalau kita akan bertemu.
kita harus penuhi janji itu walau entah kapan kita bisa bertemu.
oh ya, apakah kau masih suka menyanyi lagu yang pernah kita nyanyikan bersama?
apa yang kau ingat jika kau menyanyikannya?
 beberapa hari yang lalu, aku sempat terkejut ketika akun facebookmu menyapa aku di chat.
aku kira itu benar - benar dirimu.Ternyata bukan

Lelaki yang selalu berdiri di otakku. melihat ke bawah, melihat mataku yang berlapis kerinduan akanmu.
lihat, aku masih berjalan optimis di tiap harinya.
aku percaya kau akan kembali lagi padaku.
memulai kembali bagaimana kamu berada di mulutku, lalu turun ke hatiku, naik ke khayalanku, lalu terperosot lagi dan bersemayam kekal di hatiku.
aku.
penulis surat dengan berbagai gambaran indah untukmu.
#np Copeland - You Love to Sing

Senin, 11 Juni 2012

WAKTU

Kepada waktu yang menjadi roda kehidupan.
Mulai dari detik
Kau melahirkan sebuah ekspresi
Mulai dari ekspresi
Kau melahirkan menit yang berisi ekspresi - ekspresi di tiap detiknya
Mulai dari menit
Kau mulai membuat karakter
Dan dari karakter inilah kau membuat jam, 24 jam di tiap harinya
Dari jam - jam itulah kau buat sebuah hari dimana sudah bercampur aduk antara ekspresi dan karakter yang mulai memenuhi kehidupan manusia yang asalnya tak berekspresi dan tak berkarakter
Waktu, kau terus berputar dan terus melahirkan detik demi detik begitu juga kau mengantar ekspresi dan karakter itu menjadi perilaku
Dengan sendirinya cinta mengikuti jejakmu
Tumbuh, membuat sebuah ekspresi lalu karakter dan akhirnya membuat perilaku
Waktu, air pun dibantu mengalir oleh roda waktumu
Begitu juga air cinta yang berada di hati
Kau bantu air cinta itu
Bagaimana dia memulai menguap ke langit dimana langit itu adalah pandangan dua sejoli yang masing - masing memiliki ekspresi dan karakter yang berbeda
Kedua pandangan dua sejoli ini terbentur menghasilkan petir yang mendebar jantung
Hujan cinta pun turun di hati yang berlawanan
Dari situ kau menciptakan perilaku yang membuat dua sejoli ini memulai menjalani hubungan mereka
dan kau tau?
Aku mulai mengetahui bagaimana cinta yang terbentuk dari Adam dan Hawa
Itu karenamu, waktu
Kepada waktu aku mohon
Teruslah berputar
Putarkanlah karakter, ekspresi, dan waktu yang menyatukan Adam dan Hawa pada waktu itu
Sehingga dunia tercipta dengan penuh cinta di dalamnya
Aku,
Penikmat cinta di putaran waktu

Kamu :'')

Kamu,
pemudar rasa rindu dan cinta kali ini.

apa kabar hatimu hari ini?
tertutup rapatkah buatku?
aku ingin melihat isi hatimu.
dimana cintamu dan dia sedang bermain kata - kata yang bisa menutup celah hatimu untuk orang lain.
kamu ga salah kok.
aku juga ga salah.
waktu yang salah.
aku sudah menitip pesan kepada waktu untuk berputar cepat agar aku bisa bertemu dengan kamu dan kata - kata dihatiku bisa lebih dulu bermain kata - kata dengan hatimu.

maaf jika hanya aku yang sedang menjadi orang lain kali ini.
peluklah dia, jangan liat kepadaku saat kamu memeluk dia.
resapi.
ingatlah ketika pertama kita menjalin hubungan kita ketika kamu memeluk dia.
indah bukan?
lihat dan tatap wajah dia sampai tatapan dia merangkul hatimu.

kamu,
yang sebenarnya ingin menerobos waktu demi aku.
surat singkat ini mungkin akan menjadi surat yang tidak akan pernah kamu lupakan.
karena apa?
judul surat yang pernah kau dengar sebelumnya.
Lagu dengan durasi 3 menit dan 24 detik yang ada di notebookmu waktu itu.
kau pernah menangis sambil memeluk boneka beruang putih dariku.

terima kasih,
penyakit rinduku sudah kau sembuhkan.
walaupun kamu masih mendengung di kepalaku.

aku,
yang masih ingin dipanggil oleh hatimu.

#np Di-Rect - Inside My Head