Kamu, aku rindu melihat kamu tersenyum. Meski bukan karenaku, atau bukan untukku, aku hanya ingin kamu tersenyum.
Kamu, aku rindu betapa bawelnya kamu jika aku belum makan siang. Aku
juga rindu kamu kesal padaku ketika malam telah larut, tetapi aku masih
terjaga. Sayang, aku terjaga sedang memikirkanmu.
Kamu, aku rindu bergandengan denganmu meski nanti beberapa orang mulai
bernyanyi sambil melirik ke arah kita. “Sepanjang jalan kenangan, kita
selalu bergandeng tangan,” nyanyian mereka.
Kamu, ku pun rindu saat kita duduk berdua, bercanda kecil dan kau tertawa karna candaku.
Syukurlah candaku masih bisa membuatmu tertawa
Kamu, Aku rindu :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar